Kalkulator UMKM
Kalkulator Diskon — Harga Setelah Diskon & Untung Penjual
Buat kamu yang mau kasih promo tapi tetap mau tahu untungnya, atau yang mau cek belanjaan sendiri kena diskon berapa persen sebenarnya. Bisa hitung diskon bertingkat sekaligus, supaya nggak salah kira 50%+20% itu sama dengan 70%.
Data Diskon
Tambah lebih dari satu tahap kalau diskonnya bertingkat (mis. diskon toko + diskon voucher).
Hasil Hitung
Harga Setelah Diskon
Rp 0
Total Hemat
Rp 0
0% dari harga awal
Pertanyaan Umum
Kenapa diskon 50% + 20% bukan 70%?
Karena diskon bertingkat dihitung berurutan dari harga yang sudah turun, bukan dijumlah. Diskon 50% dulu memotong harga jadi separuh, baru 20% berikutnya memotong dari harga yang sudah separuh itu. Hasil akhirnya setara diskon tunggal 60%, bukan 70%.
Bagaimana tahu masih untung setelah diskon?
Isi kolom "Modal/HPP per unit" di kalkulator ini. Selisih antara harga setelah diskon dan modal itulah untungmu. Kalau selisihnya negatif, artinya kamu jual di bawah modal alias rugi — kalkulator akan menandainya jelas dengan warna merah.
Apa itu diskon fiktif?
Diskon fiktif adalah praktik menaikkan harga dulu sebelum diskon supaya potongannya terlihat besar, padahal harga akhirnya sama atau malah lebih mahal dari harga normal sebelumnya. Praktik ini berpotensi melanggar UU Perlindungan Konsumen No. 8/1999 karena menyesatkan pembeli.
Apakah biaya admin marketplace sudah dihitung?
Belum. Kalkulator ini hanya menghitung selisih harga jual setelah diskon dengan modal barang. Potongan platform (fee admin, biaya layanan, ongkir subsidi) biasanya dipotong dari harga setelah diskon, jadi untung riil di rekeningmu bisa lebih kecil dari yang ditampilkan di sini.
Sudah tahu harga jual dan target untungmu? Cek juga Kalkulator HPP & Harga Jual untuk menentukan harga sebelum kasih diskon.