IHSG Tertekan di Tengah Konflik Iran–AS: Harga Minyak Tembus US$100
IHSG anjlok tajam dipicu kepanikan pasar akibat eskalasi perang Iran melawan AS dan Israel. Harga minyak mentah dunia meroket tembus US$ 100 per barel.
Browse Tag
IHSG anjlok tajam dipicu kepanikan pasar akibat eskalasi perang Iran melawan AS dan Israel. Harga minyak mentah dunia meroket tembus US$ 100 per barel.
Harga minyak mentah melonjak 42% menyusul ketegangan Iran-Israel. Penutupan Selat Hormuz memicu krisis pasokan global dan ancaman harga hingga US$120 per barel.
Harga minyak tembus US$100 akibat krisis Selat Hormuz. Ekonomi Kanada terancam risiko stagflasi. Simak dampak lengkapnya terhadap inflasi dan harga BBM di sini.
Harga minyak tembus US$100 picu risiko stagflasi global. Bandingkan dampak ke AS, Eropa, dan Asia dalam analisis lengkap krisis energi 2026 ini.
RBA diprediksi naikkan suku bunga lebih cepat akibat lonjakan harga minyak. Simak dampak langsung ke cicilan KPR dan analisis ekonomi Australia di sini.
Harga minyak mentah dunia melonjak tajam akibat penutupan Selat Hormuz di tengah perang AS-Israel melawan Iran, memicu ancaman krisis pasokan energi global.
Bursa saham AS dan Eropa anjlok parah dihantam eskalasi perang Timur Tengah, lonjakan harga minyak bumi, data tenaga kerja buruk, serta ancaman stagflasi.
IHSG anjlok 1,62% tertekan eskalasi krisis Timur Tengah dan naiknya harga minyak. Meski mayoritas sektor melemah tajam, lima saham ini sukses cetak cuan fantastis.
Konflik AS, Israel, dan Iran memicu harga minyak Brent terbang 7%. Imbasnya, ETF energi XLE mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di bursa saham.
Pasar saham Eropa jatuh tajam menyusul eskalasi konflik Amerika Serikat-Iran. Indeks DAX dan CAC 40 rontok saat harga minyak Brent melonjak ke $81.
Harga minyak dunia bertahan di level tertinggi tujuh bulan di tengah ketegangan perundingan nuklir AS-Iran dan ancaman kenaikan tarif impor 15 persen oleh Donald Trump.