Plugin WordPress yang Wajib untuk Toko Online UMKM
UMKM tidak perlu memasang terlalu banyak plugin WordPress. Mulai dari kebutuhan nyata: SEO, form, keamanan, backup, cache, dan WooCommerce.
Browse Archive
Arsip semua artikel terbaru dari TitikAwal.
UMKM tidak perlu memasang terlalu banyak plugin WordPress. Mulai dari kebutuhan nyata: SEO, form, keamanan, backup, cache, dan WooCommerce.
Jika customer sudah checkout tapi tidak membayar, masalahnya sering ada di instruksi payment, ongkir, trust, atau keraguan terakhir.
Website bisnis UMKM perlu struktur halaman yang jelas: beranda, tentang, produk, cara order, kontak, kebijakan, dan konten pendukung.
Deskripsi produk yang baik bukan tulisan panjang, tetapi jawaban yang membuat pembeli lebih yakin sebelum chat atau checkout.
Pemilik UMKM tidak harus jago analytics rumit. Mulai baca metrik sederhana: view produk, add to cart, checkout, dan pending payment.
Foto produk tidak harus seperti brand besar, tetapi harus cukup jelas agar pembeli percaya dan paham apa yang dibeli.
Hosting toko online tidak cukup hanya murah. UMKM perlu melihat performa, SSL, backup, support, kapasitas, dan kesiapan WooCommerce.
WordPress.com dan WordPress.org sering membingungkan pemilik UMKM. Ini cara memilih yang paling cocok untuk website bisnis dan toko online.
Studi kasus nyata bagaimana UMKM produsen souvenir merapikan pesanan custom, minimum order, dan deadline via toko online.
WordPress cocok untuk banyak UMKM karena fleksibel, mudah dikembangkan, dan bisa menjadi fondasi website bisnis sampai toko online.
Studi kasus nyata brand fashion muslim mengatasi komplain salah warna dan kehabisan stok dengan merombak struktur produk di WooCommerce.
Studi kasus nyata bisnis konveksi yang menggunakan website sebagai filter awal untuk mendapatkan prospek yang serius memesan.