Harga Emas Antam Turun Rp 40.000: Peluang Akumulasi di Level Rp 2,8 Juta?
Harga emas Antam turun Rp 40.000 ke Rp 2.810.000 per gram. Apakah ini peluang beli di tengah tekanan global? Simak analisis selengkapnya.
Browse Archive
Arsip semua artikel terbaru dari TitikAwal.
Harga emas Antam turun Rp 40.000 ke Rp 2.810.000 per gram. Apakah ini peluang beli di tengah tekanan global? Simak analisis selengkapnya.
IHSG melemah ke 7.097 akibat keraguan pasar terhadap de-eskalasi konflik AS-Iran. Investor cenderung defensif menghadapi risiko inflasi energi global.
IHSG menguat ke level 7.102 pada penutupan sesi 1 perdagangan terakhir Ramadan 2026, didorong kenaikan saham teknologi DCII dan sektor mineral.
Bapanas ungkap penyebab harga cabai rawit tembus Rp 120.000/kg karena cuaca dan kendala distribusi, namun pastikan stok pangan nasional aman menjelang Lebaran.
Penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak hingga $100 per barel. Simak dampak serangan AS-Israel ke Iran terhadap ekonomi global dan konsumen.
Survei FEB UI 2026 menunjukkan 86% ekonom menilai ekonomi Indonesia stagnan atau memburuk akibat inflasi pangan dan kebijakan fiskal yang kurang tepat.
Menteri Keuangan siapkan langkah kontingensi APBN, termasuk pemangkasan anggaran kementerian dan opsi pelebaran defisit 3% akibat lonjakan harga minyak mentah global saat ini.
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia Januari 2026 mencapai $434,7 miliar. Meski tumbuh 1,7%, struktur tetap sehat dengan rasio PDB yang menurun menjadi 29,6%.
Menteri Airlangga memperingatkan defisit anggaran 2026 bisa tembus 4% jika harga minyak dunia melonjak, memicu dilema antara disiplin fiskal dan target pertumbuhan ekonomi.
Lonjakan harga minyak akibat konflik Iran memicu kenaikan BBM global, memukul anggaran rumah tangga, sektor transportasi online, hingga kebijakan kerja kantoran secara signifikan.
Taiwan menguasai 92% produksi chip tercanggih dunia melalui TSMC. Pelajari bagaimana dominasi teknologi ini menjadi titik kritis ekonomi global dan geopolitik 2026.
Menteri Ekonomi ASEAN memperingatkan ancaman stagflasi dan gangguan rantai pasok global akibat eskalasi konflik Timur Tengah yang mengancam stabilitas kawasan Asia Tenggara.